Bangkuwang (Pachyrrhius Erosus URB), Tumbuhan berumbi yang termasuk kedalam kelas Dicotyledoane, bangsa Resales, suku Leguminosae, marga Pachyrrhius atau nama umumnya/dagangnya Bangkuwang. Untuk beberapa daerah di Indonesia juga mempunyai sebutan yang berbeda untuk menyebut tumbuhan ini. Contohnya saja Masyarakat aceh menyebutnya Slingkuwang, masyarakat bali menyebutnya Jempiringan, masyarakat NTT menyebutnya Uwi Plisak.
Terdapat dua varietas Bengkuwang yang seriing dibudidayakan di Indonesia, yaitu genjah dan badur. Varietas genjah sendiri mempunyai umur panen yang agak lebih cepat yaitu berkisar 4-5 bulan sedangkan varietas badur umur panennya bisa mencapai antara tujuh hingga sebelas bulan.
Budidaya bengkoang cocok dilakukan di daerah dataran rendah hingga ketinggian 1500 meter dari permukaan laut. Namun untuk ketinggian idealnya adalah berkisar 200-800 meter dari permukaan laut dengan kadar curah hujan berkisar 700-1000 mm per tahunnya. Suhu ideal untuk tumbuhan bangkuwang ini berkisar antara 25 hingga 28 derajat Celcius. Bengkoang bisa tumbuh dengan baik di tanah lempung berpasir dengan kandungan unsur hara tinggi dan keasaman ada pada kisaran 4,5-8 pH.
Budidaya bengkoang cocok dilakukan di daerah dataran rendah hingga ketinggian 1500 meter dari permukaan laut. Namun untuk ketinggian idealnya adalah berkisar 200-800 meter dari permukaan laut dengan kadar curah hujan berkisar 700-1000 mm per tahunnya. Suhu ideal untuk tumbuhan bangkuwang ini berkisar antara 25 hingga 28 derajat Celcius. Bengkoang bisa tumbuh dengan baik di tanah lempung berpasir dengan kandungan unsur hara tinggi dan keasaman ada pada kisaran 4,5-8 pH.
Bengkuwang juga termasuk tumbuhan yang berkhasiat herbal, contohnya saja bengkuwang sebagai obat beri-beri dan penghalus kulit. Daunnya juga berkhasiat sebagai obat demam, dan bijinya berkhasiat sebagai obat sakit kulit.
Ciri-ciri dari tumbuhan pada umumnya adalah seperti berikut ini:
1. Batang
Batang tumbuhan bengkuwang ini berbentuk bulat, berambul dan berwarna hijau.
2. Daun
Daun dari tumbuhan ini bersifat tunggal, berbentuk bulat telur, tepi daun rat, ujungnya runcing, pangkal tumpul, pertulangan menyirip, permukaan daun berbulu, memiliki panjang 7 hingga 10 cm, lebar 5 hingga 9 cm dan berwarna hijau
3. Buah
Buah bengkuwang ini bersifat polong, bentuk lanset, pipih dan berwarna putih kehijauan
4. Biji
Tumbuhan bengkuwang ini memiliki biji yang keras, berbentuk seperti ginjal, berwarna kuning.
5. Akar
Tumbuhan bengkuwang ini memiliki akar tunggang dan berumbi.
Kandungan kimia pada tumbuhan bengkuwang ini antara lain mengandung saponin dan flavonoida, disamping itu bijinya juga mengandung minyak atsiri.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar